Naskah Pidato Hari Kemerdekaan Republik IndonesiaI

Inilah Naskah Pidato Hari Kemerdekaan Republik IndonesiaI (RI). Nskah berupa teks yg bisa di copas secara gratis. Naskah dibuat untuk melengkapi video dgn judul yg sama pada nama channel yg sama. Kendati singkat, pidato ini Insyaallah cukup mewakili inti utama peringatan hari Kemerdekaan Indonesia. Sehingga cocok dijadikan referensi materi lomba pidato dgn tema ini. Baiklah. Selamat Membaca..


Assalamualaikum Wr. Wb.
Yang saya takzimi, Bapak Kepala Sekolah,
Yang saya takzimi, Bapak/Ibu guru,
Yang saya hormati, seluruh hadirin/undangan,
Dan, Yang saya banggakan, teman-teman senasib seperjuangan.

Puji syukur Alhamdulillah kita ucapkan, sebagai luapan rasa nikmat yang tiada tara. Baik berupa kesehatan, kesempatan, kemerdekaan, hingga kedamaian yang Allah anugerahkan kepada kita, putra-putri Indonesia.

Shalawat beserta salam marilah kita haturkan ke haribaan Nabi Agung, Muhammad saw., karena berkat beliau, kita bisa tercerahkan. Kita bisa menikmati cahaya ilmu, iman, dan Islam sebagaimana yang kita rasakan saat ini.

Hadirin yang berbahagia,
Dalam suasana hari kemerdekaan Republik Indonesia yang semarak ini, kita saksikan dimana-mana bendera merah putih dikibarkan, umbul-umbul dibentangkan, dan warna-warni lampu menghiasi keadaan. Betul apa betul? Ya. Betul sekali.

Nah, pada moment seperti ini kita perlu menyikapi setidaknya tiga hal. Hal pertama kita turut berbangga karena bangsa Indonesia bisa merayakan kemerdekaannya untuk ke sekian kalinya. Hal kedua kita harus berpikir bahwa anugerah indah ini tentu ada yang memperjuangkannya. Dan hal ketiga kita harus siap mempertahankan kemerdekaan negara kita tercinta ini. Siap? Oke. Kita harus siap.

Hadirin sekalian,
Kita sebagai warga negara Indonesia harus ingat bahwa untuk merebut kemerdekaan dari tangan para penjajah sungguh sangat berat. Harta, tenaga, dan bahkan nyawa, tak segan-segan dikorbankan oleh para pahlawan pejuang kemerdekaan demi satu tujuan, yaitu, merdeka. Apa? Merdeka.

Ya. Tujuan mereka adalah ingin merdeka. Merdeka seutuhnya, merdeka yang sebenar-benarnya. Karena mereka tak mau ditindas, diperas, atau dipekerjakan secara paksa. Mereka juga tak ingin mewariskan sakitnya penderitaan karena penjajahan, kepada anak cucu mereka, yaitu kita. Siapa? Kita. Kitalah yang mereka pikirkan.

Hadirin sekalian,
Kalau perjuangan mereka itu demi kita, lalu apa yang akan kita berikan sebagai balas budi terhadap mereka? Nah, kita sebagai bangsa yang menjunjung tinggi moral etika, sepantasnya kita membalas jasa para pahlawan, misalnya dengan doa, semoga mereka dikumpulkan dengan para syuhada dan bahagia di alam akhirat. Amin.

Di samping itu, kita harus mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal positif. Misalnya aktif mengikuti kegiatan ekskul, ikut serta dalam kegiatan kemasyarakatan, seperti Jumat bersih, siskamling, dan kegiatan lain yang bermanfaat kepada diri kita, masyarakat, dan bangsa Indonesia secara umum. Akur? Akur. Baiklah.

Hadirin yang berbahagia,
Kita juga perlu menyadari bahwa kemerdekaan yang diperoleh bangsa ini atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa yang didasari oleh keinginan luhur para pahlawan. Oleh karena itu semangat patriotisme dan nasionalisme mereka harus kita teladani agar kita bisa andil mempertahankan kemerdekaan dan semakin cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia. NKRI.... Harga Mati.

Kiranya, ini saja yang dapat saya sampaikan pada pidato kali ini, jika ada salah-salah kata, mohon maaf. Dan atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.
Wassalamualaikum Wr. Wb.

Demikianlah Naskah Pidato Hari Kemerdekaan Republik IndonesiaI (RI) dari Taman Baca Virtual (TBv) Mudah-mudahan naskah atau teks pidato singkat ini menjadi sumbangsih terhadap negara kita tercinta, Indonesia, khususnya dalam rangka peringatan hari Kemerdekaan Indonesia ke 78. Apabila teks pidato ini dianggap layak utk dibagikan, silahkan share ke sahabt, kerabat, atau kenalan. Trimakasih.

Tnton juga videonya ya..

Bagikan:

0 komentar:

ARSIP BULANAN

PEMBACA TBv

PEMBACA ONLINE