PIDATO KEUTAMAAN SHALAT, Lengkap Dalil


KEUTAMAAN SHALAT
(Teks pidato dari Taman Baca Virtual)

Selamat Membaca Pidato Tentang Keutamaan Shalat, Lengkap Dalil

Assalamu’alaikum Wr.  Wb.

Alhamdulillah, kita ucapkan dari lubuk hati yang terdalam sebagai rasa syukur kita kepada Allah SWT, karna berkat Rahmat, Taufiq, Hidayah dan InayahNyalah kita dikaruniai kesehatan serta kemampuan sehingga kita dapat melaksanakan kewajiban-kewajiban kita sebagai muslim diantaranya menunaikan shalat 5 waktu.

Selanjutnya, shalawat dan salam dengan ucapan: Allahumma Sholli ‘alaa Sayyidina Wamaulaana Muhammad! kita haturkan kepada beliau beserta keluarga, sahabat dan pengikut-pengikut beliau hingga hari Kiamat. Karena berkat perjuangan beliau, kita bisa mengenal Islam, sebuah agama yang menjunjung tinggi nilai-nilai shalat.

Hadirin yang saya hormati!
Shalat itu berasal dari bahasa Arab yang berarti do’a. Shalat dapat didefinisikan sebagai suatu ibadah yang diawali dengan Takbiratul Ihram dan diakhiri dengan Salam. Kiranya hadirin sudah tau betul tentang hal ini. Kenapa? Karena tanpa diberi tau sekalipun, yang namanya shalat memang terdiri dari do’a-do’a dan memang harus didahului dengan Takbiratul Ihram dan ditutup dengan Salam. Betul?

Baiklah, maka di sini akan kami sampaikan sisi lain lain dari shalat, yaitu tentang keutamaan-keutamaan yang terkandung di dalamnya atau efek yang akan timbul setelah dilaksanakan.

Yang Pertama: Shalat itu adalah sebagai penolong

Masa sih, shalat itu sebagai penolong? Apa gak salah tuh? Ya emang gak salah. Kenapa? Hadirin ingat apa yang dibaca pada waktu duduk di antara dua sujud? Ya, itu jawabannya. Karena semua orang yang shalat pasti berdo’a: "Ya Allah, ampunilah aku, sayangilah aku, lapangkanlah aku, tinggikan derajatku, berilah aku rizki, berilah aku petunjuk, berilah aku kesehatan, dan berilah aku kemaafan." Maka orang yang shalat dengan serta merta akan tertolong karena di dalam shalat sendiri banyak mengandung do’a-do’a pertolongan.

Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (QS. Al Baqoroh ayat 153).

Hadirin yang berbahagia!

Yang Kedua: Shalat itu adalah pencegah perbuatan munkar

Masa sih, shalat itu dapat mencegah kemunkaran? Apa gak salah tuh? Ya emang gak salah. Kenapa? Karena apabila seseorang shalat dengan didahului wudhu’ yang sebenar-benarnya, kemudian shalat dengan tata cara yang sebenar-benarnya, lalu menyertakan kekhusyu’an yang sebenar-benarnya, maka pasti ia akan menjadi orang yang baik bahkan tawadhu’. Kalau sudah begitu, niscaya ia akan merasa jijik dengan perbuatan-perbuatan yang jelek dan maunya menjauh dari perbuatan yang munkar. Gak percaya? Cobalah shalat khusyu’ sekali saja lalu buktikanlah bagaimana efeknya.


Allah SWT berfirman:

إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ ۗ وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ

Artinya: Sesungguhnya shalat itu dapat mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. (QS. Al Ankabuut ayat 45).

Hadirin yang dirahmati Allah!

Adapun keutamaan yang ketiga dari shalat yaitu: Menjauhkan dari sifat kikir.

Kebiasaan berkeluh kesah jika sedang susah dan kikir alias pelit jika mendapat nikmat itu adalah sifat manusia secara umum. Hanya orang-orang tertentu saja yang bisa mengendalikan 2 ‘penyakit’ itu, yaitu apabila ia termasuk orang yang sudah benar shalatnya.

Dengan tanpa ada keinginan menuding seseorang, cobalah lihat diri kita atau orang di sekitar kita. Lalu tanyakanlah kepada diri sendiri. Adakah sifat keluh kesah dan kikir menjangkiti orang yang shalatnya bagus? Silahkan pertanyaan ini dijadikan PR saja dan biarkanlah keheningan yang akan menemani hadirin menilai jawabannya, sebagai bahan evaluasi diri nantinya.

Allah SWT berfirman:
إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا 
وَإِذَا مَسَّهُ الْخَيْرُ مَنُوعًا
إِلَّا الْمُصَلِّينَ 
Yang artinya: Apabila ia (manusia) ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah, 
dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir, 
kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat, (QS. Al Ma’arij ayat 20-22)

Hadirin yang berbahagia!

Tidak hanya itu keutamaan yang akan diberikan kepada orang yang shalat, melainkan banyak. Boaanyak! Oleh sebab itu, marilah kita selalu berupaya menjaga shalat, meningkatkan kwalitas shalat, dan memperbanyak intensitas shalat supaya kita menjadi orang yang beruntung di dunia dan di akhirat kelak. Amiin. Yra.

Kiranya, inilah yang dapat saya sampaikan, mudah-mudahan ada manfaatnya. Kalau ada jarum yang patah jangan disimpan di dalam peti, Kalau ada kata-kata yang salah jangan disimpan di dalam hati. Wal’afwu minkum.

Tsummassalaamu’alaikum Wr.  Wb.

Terimakasih Anda telah membaca bacaan religi dan umum dari
Taman Baca Virtual
TBv
http://tamanb4c4.blogspot.com 
Label: Bacaan, Virtual, Pidato, Religi, Umum.
Pidato lainnya silahkan cek di Menu.

Bagikan:

0 komentar:

ARSIP BULANAN

PEMBACA TBv

PEMBACA ONLINE